Modern Times

215px-moderntimes

Disutradarai Oleh : Charlie Chaplin

Ditulis Oleh : Charlie Chaplin

Diproduksi Oleh : Charlie Chaplin

Modern Times adalah sebuah film komedi di tahun 1936, Charlie Chaplin dalam film bisunya ini menggambarkan usaha untuk bertahan hidup dalam era modern, dunia industrialisasi. Film ini menggambarkan pula tentang karyawan yang putus asa dan kondisi keuangan orang banyak menghadapi keputusasaan terbesar dalam era tersebut.  Melalui pandangan Chaplin tentang efisiensi kehidupan industri modern, di mana untuk menghasilkan banyak dalam waktu cepat, serba mesin, di mana kinerja seseorang tidak dihargai sebagaimana mestinya.

Film ini dimainkan oleh Chaplin, Paulette Godard, Henry Bergman, Stanley Sandford, dan Chester Chonklin.

Alur Cerita

Modern Times menceritakan Chaplin sebagai buruh pabrik di bagian pemasangan.  Setelah menjadi kelinci percobaan dengan paksa oleh penemuan Mesin untuk makan, tepatnya dipaksa makan.. Chaplin yang bekerja non-stop di bagian pemasangan menjadi rusak mentalnya sehingga membuatnya ingin mengencangkan segala sesuatu yang dilihatnya menyerupai baut. Chaplin pun dikirim ke Rumah Sakit. Dalam masa penyembuhannya Setelah keluar dari Rumah sakit dan sudah mau sembuh dari penyakitnya Chaplin yang pengangguran ditangkap karena salah paham, polisi menganggap kalau Chaplin adalah pemimpin demonstrasi para komunis, ketika ia sedang mengembalikan bendera merah yang terjatuh dari sebuah truk.

Dalam penjara dia tidak sengaja memakan kokain, yang dikiranya adalah garam.. Dalam keadaan tidak sadarnya, ia berjalan menuju tempat di mana sedang terjadi penjebolan penjara dan dia mengalahkan penjebol dan menolong polisi yang dikurung. Untuk itu, ia dibebaskan.

Di luar penjara dia menemukan hidup begitu keras dan berusaha untuk dipenjara lagi setelah gagal mendapatkan pekerjaan yang layak.  Kemudian dia segera bertemu dengan si gadis yatim piatu yang sedang lari dari kejaran polisi karena ia mencuri roti. Untuk menyelamatkan gadis itu, Chaplin mengaku bahwa dia lah yang mencuri rotinya bukan gadis itu, sehingga dia harus ditangkap. Tetapi seoran saksi menyangkalnya dan akhirnya Chaplin dibebaskan. Dalam usahanya agar ditangkap lagi, Chaplin makan di sebuah restoran dalam jumlah yang sangat banyak tanpa membayar. Kemudian dia bertabrakan dengan gadis itu, kemudian mereka melarikan diri.

Mereka bermimpi untuk sebuah kehidupan yang lebih baik, Chaplin pun mendapat pekerjaan sebagai penjaga malam dalam sebuah department store. Ia membawa gadis itu masuk ke dalam toko dan bahkan membiarkan para pencuri masuk dan memberi makan para pencuri yang tujuan mencurinya hanya karena kelaparan. Keesokan paginya ia ditemukan berada di dalam sebuah tumpukan pakaian dan sekali lagi dia ditangkap.

10 hari kemudian, gadis yatim piatu itu membawa Chaplin ke sebuah rumah baru, sebuah gubuk bobrok. Keesokan paginya, Chaplin mendapat pekerjaan di sebuah pabrik yang baru buka. Namun ketika dia sibuk mengeluarkan bos nya yang terjebak di dalam mesin, pekerja lainnya memutuskan untuk demo. Secara tidak sengaja sebuah batu bata melayang ke kepala seorang polisi, Chaplin ditangkap lagi. 2 minggu kemudian, Chaplin dibebaskan, si gadis yatim piatu mendapat pekerjaan sebagai penari di sebuah cafe. Gadis itu berusaha memberi pekerjaan kepada Chaplin sebagai seorang penyanyi. Ketika pertunjukkan, Chaplin lupa dengan lirik lagu yang akan dinyanyikan dan contekan yang dibuat di pergelangan tangan pun terlepas. Namun, ia terselamatkan dengan improvisasinya melalui pantomim.

Polisi datang ingin menangkap si gadis yatim piatu karena dulu pernah melarikan diri. tetapi mereka lolos lagi. Akhirnya, mereka berdua pergi meninggalkan kota tersebut dengan harapan yang lebih baik.

 

Modern Times adalah salah satu karya terbaik dari Charlie Chaplin dan sangat populer. Ini adalah film kritik politik pertama dari Charlie Chaplin. Film ini menarik kritikan karena hampir tidak ada suara, namun Chaplin hanya takut jika ia bicara, maka akan menghancurkan karakter yang sudah ia buat. Karakter yang sangat kuat, “The Tramp” (penderap langkah) yang khas dan selain itu, dapat menjauhkan diri dari penggemarnya yang tidak bicara bahasa Inggris.

dikutip dari : http://en.wikipedia.org/wiki/Modern_Times_(film)

Jakarta Biennale

Pameran Jakarta Biennale 2009 adalah ajang pameran seni rupa dua tahunan, yang pertama kali diadakan dengan nama Pameran Besar Seni Lukis Indonesia sejak 1968. Namun kemudian berubah menjadi Biennale Senirupa di tahun 1982. Biennale diselenggarakan sebagai bentuk pertanggungjawaban seniman kepada masyarakat serta peningkatan apresiasi. Jakarta Biennale dilindungi oleh Gubernur DKI Jakarta dan sebagai pemrakarsa adalah Dewan Kesenian Jakarta. Jakarta Biennale 09 adalah yang pertama kali bersifat international dengan mengundang secara khusus seniman-seniman yang berkualitas dari manca negara.

 

Karya-karya yang menurut kami menarik adalah sebagai berikut :

11

Java’s machine:Phatasmagoria-Kuswidananto A.K.A Jompet

Menurut kami, karya ini cukup unik, karena karya ini menampilkan prajurit Jawa pada masa kolonialisasi. Yang membuatnya unik adalah Jompet mampu menyajikannya dengan teknologi masa kini, yaitu menggunakan mesin, drum, resin, dan proyeksi video.

Jika pandangan-pandangan dalam kosmologi saintifik-modern cenderung memandang semesta layaknya sebuah ‘mesin’, karya-karya Jompet malah menawarkan gagasan tentang mesin perangkat mekanik buatan manusia, produk peradaban modern sebagai bagian penting dalam konsep semesta itu sendiri.

 

 

untitled

 

 

 

 

 

 

 

Strawberry-Thaweesak Srithongdee

Menurut kami, karya ini mempunyai komposisi yang menarik, sesuai dengan judulnya, karya ini mempunyai  bentuk menyerupai stroberi. Namun, inti dari karya ini berbicara mengenai luka dan perang dalam sejarah peradaban manusia. Karya ini agak mengapdosi gaya art nouveau, dapat dilihat dari bentuk meliuk-liuk yang dekoratif, yang membentuk stroberi.

 

 

12

 

 

 

 

 

 

SABAR SEBENTAR, KU’KAN DATANG

Graffiti ini jelas menarik karena ukurannya yang tidak kecil, kemudian teks sangat pas dengan lokasinya yang adalah tempat banyak orang menunggu.

Karya ini juga mengingatkan kita dengan graffiti, hasil karya dari penduduk kota Berlin pada masa revolusi social pada zaman Hitler dahulu. Lukisan-lukisan di tembok-tembok kota berlin yang berisi sindiran-sindiran menghiasi kota tersebut.  

 

Stefan Sagmeister

 Stefan Sagmeister adalah seorang desainer grafis dan tipografer di kota NewYork, ia lahir pada tahun 1962 di Bregenz, Austria.

Stefan mempelajari desain grafis di Universitas Applied Arts, di Vienna. Kemudian ia mendapatkan beasiswa Fulbright untuk belajar di institut Pratt di NewYork.

Stefan memulai karir desainnya pada umur 15 tahun pada sebuah majalah Austria yakni “Alphorn”. Pada tahun 1991, dia pindah ke Hongkong dan bekerja di Leo Burnett’s Hong Kong Design Group. Pada tahun 1993, ia kembali ke NewYork untuk bekerja di Tibor Kalman’s M&Co angiinn !!n firm. Masa jabatannya sangat singkat dan ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari bisnis desain dan mengedit majalah “Colors” dari grup Benetton di Roma.

Dalam prosesnya, Stefan membentuk Sagmeister.Inc yang berpusat di kota NewYork pada tahun 1993 dan telah menghasilkan desain logo, grafis, dan kemasan untuk para kliennya yakni di antaranya adalah The Rolling Stones,  HBO, the Guggenheim Museum and Time Warner.

Banyak desainer-desainer lain yang bekerja di Sagmeister. inc. seperti Martin Woodtli dan Hjalti Karlsson dan Jan Wilker (yang kemudian mendirikan Karlssonwilker).

Stefan Sagmeister sudah lama berkolaborasi dengan musisi David Byrne dan Lou Reed. Dia adalah pengarang buku monografi desain “Made You Look” yang telah dipublikasikan oleh Booth-Clibborn editions.

Hasil karya dari Sagmeister inc. telah mencapai puncaknya di Zurich, Vienna, New York, Berlin, Jepang, Osaka, Prague, Cologne, dan Seoul.

Pada tahun 2005 dia menerima Grammy Awards dalam kategori “Best Boxed or Special Limited Edition Package” untuk pengarahan desain ” Once in a Lifetime ” set kotak oleh Talking Heads.

Mottonya adalah

 ” Design that needed guts from the creator and still carries the ghost of these guts in the final execution”

 

Menurut pendapat kami :

- Mulailah dari lingkungan sekitarmu, hal yang biasa bisa menjadi luar biasa jika kita memperhatikan sesuatu yang tidak orang lain sadari.

-Desain bukan hanya membawa kebahagiaan untuk si pencipta, tapi juga bagi penikmatnya, jika kita membuatnya dengan bahagia.

Anthique’s Profile

Anggota :

Irene Wong – 625060057

Sindresia Tiodore – 625070133

 Harvina – 625070137

Katherine – 625070140

Ellen Carolina – 625070144

Faustine Ardelia – 625070169

alasan mengapa “Anthique”?

Kelompok ini dibuat karena adanya tugas dari mata kuliah Tinjauan Desain 1. Kami memilih nama Anthique karena bahan pembahasan blog kami mengenai aliran-aliran dalam desain yang sempat populer bahkan sampai sekarang. Menurut kami aliran desain tersebut kuno, melihat waktu kepopuleran mereka dan unik, melihat mereka bertahan dengan style masing-masing  aliran  sampai sekarang. Kata yang tepat untuk merepresentasikan hal tersebut adalah antik.

nb : dalam bahasa inggris adalah antique, tetapi karena keterbatasan pemilihan nick dalam blog wordpress, maka kami menambahkan huruf H pada kata antique.

Konstruktivisme

rodchenko-mayak-nippleconstructivismBerkembang pada tahun 1914 hingga 1920, merupakan pengaruh kubisme yang berkembang di Rusia. Estetika menurut seniman Konstruktivisme berkaitan dengan bentuk atau bidang geometris kinetik, sebagai sebuah cerminan zaman modern yang dikuasai oleh mesin.

Menurut El Lissitzky bidang persegi empat adalah sumber dari segala kreatif.

Para seniman Konstruktivisme adalah pelopor pembaruan seni Rusia

(Russian Avant-garde).

006-konstruk

Konstruktivisme adalah suatu pergerakan seni modern yang dimulai di Moscow pada tahun 1920 (dimulai setelah akhir dari revolusi oktober). Constructivism adalah sebuah konstruksi yang mengatur pada sistem sosial, yang ditandai oleh penggunaan metode industri untuk menciptakan object geometris. Constructivism adalah sebuah kekuatan yang aktif sampai sekitar tahun 1934, dan mengalami masa kejayaan dalam pemerintahan republik Weimar, sebelum akhirnya digantikan oleh Realisme Sosial. Constructivism Rusia berpengaruh pada pandangan modern melalui penggunaan huruf sans-serif berwarna merah dan hitam diatur dalam blok asimetris dan juga merupakan gabungan dari kata dan gambar sebagai pengalaman visual yang terjadi secara serentak. Fotogram, foto-montase-superimposisi (saling bertumpuk), focus yang berlainan, tipografi konkrit. Poster inovatif sebagai alat untuk komunikasi revolusioner.

De Stijl

Gaya yang berasal dari Belanda, De Stijl adalah suatu seni dan pergerakan desain yang dikembangkan sebuah majalah dari nama yang sama ditemukan oleh Theo Van Doesburg. De Stijl menggunakan bentuk segi-empat kuat, menggunakan warna-warna dasar dan menggunakan komposisi asimetris.

> http://www.tipsdesain.com/sejarah.html

De Stjil adalah aliran seni yang tidak represetasional, tidak ilustratif ataupun naratif, menggunakan bentuk-bentuk geometris dengan susunan konstruksi yang sangat teknis. Dilihat dari bentuknya yang demikian Destjil dapat disebut sebagai bagian dari gerakan Eropa yang dinamakan Konstruktivisme

Neo Plasticism adalah sebuah gaya dalam De stjil yang menekankan

kelenturan bidang dengan cara memanfaatkan garis vertikal – horizontal dan

warna (biru – merah – kuning- dan hitam-putih). Mondrian(Piet Mondrian pendiri De Stjil) mulai menggunakan istilah ini tahun 1920.

Salah satu karyaterkenalnya adalah Compasition with Red, Yellow, Blue, and

 Black Composition (1921).

Futurisme

Futurisme adalah aliran seni di Italia didirikan tahun 1909 oleh Filippo Marinetti, seorang sastrawan. Gerakan ini mendapat inspirasi dari kehidupan yang berubah menjadi modern berkat teknologi mesin yang menghasilkan unsur gerak dan kecepatan sebagai unsur yang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia di awal abad ke -20.

tokoh futurisme dalam seni sastra selain Marinetti adalah Giocomo Balla,

Ardengo Soffici dan Stephane Mallarne. Futurisme kemudian juga

 berkembang dalam seni rupa. Hal utama dalam Futurisme adalah

bagaimana menangkap unsur gerak dan kecepatan dalam Lukisan

“…the Futurist developed the concept of ‘dynamism’, the representation

of humanity or machines in action…: (Duro, 1994:135)

Futurisme adalah aliran seni yang mendukung perkembangan tipografi

sebagai unsur ekspresi dalam desain. Artinya, dalam Futurism huruf tidak hanya

diperlakukan sebagaitanda bunyi, tetapi juga sebagai lambang rupa untuk

menyampikan suatu makna.

Bauhaus

Bauhaus adalah sebuah ikon dari perkembangan Seni dan Arsitektur yang lahir akibat revolusi industri di daratan Eropa pada awal abad 20. Seni dan Arsitektur Bauhaus merupakan aliran dengan ideolog Perdamaian antara Seni dan Industri. Kelahiran Bauhaus didahului dengan terbentuknya Deutscher Werkbund pada 9 Oktober 1907 di Munchen, Jerman, yang digagas oleh 2 (dua) arsitek, Theodor Fischer dan Hermann Mutheseus.

Bauhaus dibuka pada tahun 1919 di bawah arahan arsitek terkenal Walter Gropius. Sampai akhirnya harus ditutup pada tahun 1933, Bauhaus memulai suatu pendekatan segar untuk mendisain mengikuti Perang Duni Pertama, dengan suatu gaya yang dipusatkan pada fungsi bukannya hiasan.

Deutscher Werkbund adalah nama kelompok diskusi yang terdiri dari seniman muda, arsitek muda, penulis muda, pengrajin muda dan kalangan industri, yang pada awal berdirinya, kelompok ini beranggotakan 12 seniman dan 12 pemilik industri dan dianggap kelompok kelas menengah waktu itu.

Mereka ingin mencari solusi untuk meningkatkan kualitas produk-produk desain Jerman. Selain itu, diskusi ini juga mengarah pada usaha melepaskan diri dari idiom-idiom desain konservatif yang telah berkembang di daratan Eropa, termasuk Jerman selama berabad-abad, sehingga Deutscher Werkbund dikenal sebagai pionir Modernism dalam ranah arsitektur. Henry-Russel Hitchcock dan Philip Johnson lantas mempopulerkan Deutscher Werkbund sebagai The International Style pada pameran Arsitektur Modern di The Museum of Modern Art, New York, 1932.
Kelahiran Bauhaus ditandai dua hal. Selain tuntutan dunia industri terhadap masalah-masalah desain yang lebih fleksibel dan bisa diproduksi secara massal, juga didorong revolusi desain dari kemunculan tren Gaya Art-Deco di Paris, Prancis, dan kelompok De-Stijl di Rotterdam, Belanda, pada periode yamg sama.Bauhaus lebih mengutamakan kepada penciptaan prinsip-prinsip dasar desain modern sedangkan Art-Deco lebih kepada hasil penerapannya. Tapi keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu menjadikan karya desain sebagai milik semua kalangan masyarakat. Tidak terbatas pada kaum aristokrat. Sehingga dalam perkembangannya sulit dipisahkan pengaruh Bauhaus terhadap desain bergaya Art-Deco, terutama dibidang seni lukis, desain furnitur, desain tekstil dan fashion.

Revolusi desain oleh Bauhaus berintikan penolakan secara formal terhadap sejarah seni yang disebut anti-historism pada masyarakat yang sangat konservatif–antitesis dari lembaga yang sama di Paris, Prancis, Ecole des Beaux Arts yang mengutamakan pendidikan sejarah seni–dan hal inilah yang memberi pengaruh sangat besar terhadap perkembangan desain dan industri di dunia sampai saat ini.

Karya seni lukis Bauhaus kebanyakan berbentuk kubisme dan ekspresionisme yang merupakan pengaruh dari pelukis modern Rusia bergaya konstruktivisme. Pesatnya perkembangan industri dan meningkatnya kebutuhan alat rumah tangga–seiring perubahan dari tatanan masyarakat agraris ke masyarakat industri akibat dari revolusi industri–desain produk seperti furnitur dan alat rumah tangga lain yang kebanyakan didominasi bahan metal, kulit dan kaca, mulai mendapat perhatian di Bauhaus

Eksperimen bentuk untuk produk-produk industri dikenalkan oleh tokoh muda Bauhaus, Josef Albert (1888-1976). Untuk produk furnitur, yang paling menonjol dan masih diproduksi sampai sekarang adalah karya desainer Marcel Bruer diantaranya Wassily Chair dan B32 Chair. Seni Bauhaus tetap menjadi literatur para desainer, baik dibidang furnitur, seni lukis, desain mode dan fashion sampai saat ini.

dikutip : http://www.korantempo.com/news/2002/8/11/Arsitektur/1.html
  http://www.tipsdesain.com/sejarah.html

Bauhaus

Bauhaus adalah sebuah sekolah di Jerman yang mengkombinasikan kriya (craft) dan seni rupa (fine arts)  dalam pendekatannya untuk dipublikasikan dan diajarkan. Bauhaus ada di tiga kota di Jerman, yakni Weimar dari tahun 1919 -1925oleh Walter Gropius, Dessau dari tahun 1925 -1932 oleh Hannes Meyer dan Berlin dari tahun 1932 -1933 oleh Ludwig Mies Van der Rohe.

Pelopor Bauhaus adalah Walter Gropius, sekaligus arsitek dari Bauhaus.

Gaya Bauhaus menjadi salah satu gaya yang berpengaruh di zaman modern arsitektur dan modern desain. Bauhaus juga mempunyai pengaruh yang mendalam untuk pembangunan di masa depan dalam bidang seni, arsitektur, desain grafis, desain interior, desain industri dan tipografi.

Sekolah Bauhaus tutup karena sistem pemerintahan Nazi pada saat itu.

dikutip dari :  http://en.wikipedia.org/wiki/Bauhaus

Art Nouveau

Art Nouveau, Seni Rupa Abad Milenium

Museum National Gallery of Art di Washington DC mulai pekan ini akan menghadirkan kembali aliran art nouveau. Tidak tanggung-tanggung, 350 mahakarya mulai dari karya seni rupa pecah belah, lukisan, hingga seni ukir perabot dan arsitek digelar dalam pameran ini. Koleksi tersebut berasal dari 20 negara dan 80 museum di seluruh dunia.

Nama-nama tokoh art nouveau seperti Hector Guimard, Louis Majorelle, dan Francois Rupert Carabin turut hadir beserta mahakaryanya di hadapan publik Washington DC hingga 28 Januari 2001. Selanjutnya, pameran yang tergolong besar ini akan berlangsung di Museum Metropolitan Art Tokyo mulai 21 April pada tahun yang sama.

Kurator Museum Victoria and Albert dari London, Paul Greenhalgh mengatakan, perjalanan seni dan budaya menembus waktu telah membuahkan hasil yang dramatis pada setiap pergantian abad. Mulai dari revolusi seni di Prancis pada abad ke-18. Dilanjutkan dengan perkembangan dramatis lansekap tahun 1900. Selanjutnya, memasuki tahun 2000 ini timbul aliran seni yang mampu meraih citra populer yaitu art nouveau.

Gerakan seni yang lahir di Prancis seratus tahun silam ini sebenarnya masih tergolong muda dibandingkan dengan gerakan seni lainnya. Namun, menurut Greenhalgh, pengaruh art nouveau mampu mewarnai cara pandang dunia terhadap seni di masa jayanya. Karya-karya seni rupa itulah yang kini diseleksi sekelompok kurator seni di Amerika Serikat pada pameran akbar itu.

dikutip : http://www.liputan6.com/luarnegeri/?id=1826

« Older entries